kematian sophan sopiaan dan si rambut merah

26 Dec 2008

dalam pengalaman saya jadi wartawan, baru kali itu saya menerima laporan yang kesalahannya amat fatal. terkait kematian sophan sopiaan yang misterius dan laporan si rambut merah yang menyesatkan. benar-benar merepotkan!

saya tidak ingat waktu kejadiannya. tapi, saya yang menerima laporan si rambut merah yang menyatakan seorang mantan petinggi polri peserta rombongan moge yang menabark sophan sopiaan. hitsnya tinggi… pembaca banyak. wah… pokoknya seneng deh banyak pembacanya.

tapi…, kok media lain nggak ada ya. wah, hebat ini.. ekslusif. heheee… tapi ya emang nggak boleh takabur ya, tidak lama, teman saya yang dekat dengan Polri ditelepon Kadiv Humas Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira. Intinya… beritanya S A L A H! dooohh!!

lemes rasanya. kok bisa sih ada reporter menyampaikan kutipan salah, F A T A L!!

akhirnya saya menelepon Pak Abu. Ya.. intinya harus membuat berita klarifikasinya. ya sudah, saya buat dan sudah mejeng di media online tempat saya bekerja. sekaligus menghaturkan permintaan maaf pada Pak Abubakar atas kesalahannya.

Usut punya usut.., dari mana si rambut merah dapat itu berita? dari kloningan doooonk. boro-boro dengerin tape yang menjadi standar, itu cuma ucapan dari mulut. Gila! Untuk quote sepenting itu, dia hanya mengandalkan ucapan orang.

Masih bisa dimaklumi kalau si rambut merah menyebut Agung Laksono sebagai Ketua Umum DPR. Masih bisa dimaklumi dia terbalik melaporkan Rizal Ramli mendukung pencapresan Gus Dur padahal Rizal sowan ke Gus Dur minta dukungan. Lah ini… Seorang mantan petinggi Polri dikatakan memang melindas Sopan. Masih bisa dimaklumi??

Takut? pasti… membebaskan dia di dunia luar untuk memberi laporan yang tidak orisinil dan meragukan bisa memperburuk citra media online tempat saya bekerja yang masih baru untuk dikenal dunia luar. Terus media tempat saya bekerja punya reporter yang terkenal militan tapi tidak konsen melaporkan? !! quote salah pula. Aduh!

Akhirnya atas nama ‘kasihan’ dia dikantorkan. Selain sebagai ‘hukuman’, mungkin dia bisa diarahkan untuk menjadi penulis. ya siapa tahu kan bakat dia di menulis. tapi, meski sudah diberi contoh bagaimana cara menulis… adoooooohhhhh… ampun deh. saya pusing mengeditnya. boro-boro ngerti, setiap paragraf tak menemukan benang merahnya, dan ancur beibeh!

Oke, nggak cocok jadi penulis. Akhirnya dicoba deh di ekonomi. mungkin bakat si rambut merah ada di liputan ekonomi. Tapi, heheee… baru 2 hari, redpel ekonomi menyatakan “SAYA MENYERAH”

So.., kemana dia harus ditempatkan? di politik menghasilkan quote yang menyeramkan, menulis ancur-ancuran, di ekonomi bikin tobat. bingung toh…

seingat saya, akhirnya kantor memberikan dia waktu istirahat 2 minggu. wuih!! enaknya. bahkan ada redaktur yang memberikan dia kesempatan untuk mengirimkan email berita, sehari 6. bukan untuk dipejeng, tapi barangkali dia ada perkembangan setelah diberi liburan 2 minggu.

apa kata redaktur yang baik hati itu? “Aduh, kayanya dia emang NGGAK BAKAT. nggak ada perubahan dan tidak ada harapan!”

so.. keputusannya si rambut merah diberhentikan. karena statusnya wartawan kontrak, yang setiap 6 bulan direview, media tempat saya bekerja merelakan dia berkembang di tempat lain. dia memang militan dan rajin, pantulan acaranya banyak, tapi laporannya selalu meragukan, apa boleh buat. belas kasihan sudah cukup, saatnya melihat kenyataan.

“Ya, profesional aja,” kata salah seorang reporter seangkatan dengan si rambut merah.

Ya, profesional… Lupakan belas kasihan pada reporter yang bukan sesekali bikin kesalahan.

Setelah lama tak mendengar tentang dia, denger-denger dia diterima menjadi Asred di sebuah media online bukan yang terbesar di Indonesia. Wah, selamat donk.. kami ikut senang. berarti ilmu yang diajarkan di sini bisa jadi bekal dia di sana. Tapi kok, ehmmm… nggak ada tuh namanya di daftar redaksi media sana. lalu di mana dia??

tidak diterima karena dijegal? siapa ya yang menjegal? iseng amat orang kok menjegal kesempatan orang lain.

nb: surat kontrak hilang? yang beneeerrr??? emang udah dikontrak setahun??? ;)


TAGS


-

Author

Follow Me